VIDEO GAMES
11.1
Pengertian Video Games
Video games adalah permainan
elektronik yang melibatkan interaksi antarmuka dengan pengguna untuk
menghasilkan umpan balik secara visual pada perangkat video. Kata video pada
Video game tradisional disebut perangkat layar raster. Namun dengan semakin dipakainya
istilah "Video game", kini kata permainan video dapat digunakan untuk
menyebut permainan pada perangkat layar apapun. Sistem elektronik yang
digunakan untuk bermain Video game dikenal sebagai platform, contoh ini adalah
komputer pribadi dan konsol permainan video. Platform ini dari tingkatan besar
seperti komputer mainframe sampai yang kecil seperti perangkat mobile. Video
game khusus seperti game arcade, sementara sebelumnya umum, telah
berangsur-angsur menurun digunakan. Video game telah pergi untuk menjadi sebuah
bentuk seni dan industry. Sebuah video game adalah permainan yang biasanya
melibatkan player berinteraksi dengan alat pengendali untuk menghasilkan umpan
balik secara visual dalam sebuah layar video. Perangkat input yang digunakan
untuk memanipulasi permainan video disebut pengendali permainan, dan bervariasi
di seluruh platform. Sebagai contoh, controller mungkin hanya terdiri dari
sebuah tombol dan joystick, sementara yang lain mungkin mempunyai selusin
tombol dan satu atau lebih joystick. Video game biasanya menggunakan sarana
tambahan menyediakan interaktivitas dan informasi untuk pemain. Audio hampir
universal, menggunakan perangkat reproduksi suara, seperti speaker dan
headphone. Umpan balik lain mungkin datang melalui peripheral haptic, seperti
getaran atau kekuatan, dengan getaran kadang-kadang digunakan untuk
mensimulasikan umpan balik kekuatan.
11.2
Platform Untuk Video Games
Game
platform atau platformer adalah genre video game dan
subgenre game aksi. Dalam platformer, karakter yang dikendalikan
pemain harus melompat dan memanjat di antara platform yang ditangguhkan
sambil menghindari rintangan. Lingkungan sering menampilkan medan yang
tidak rata dengan ketinggian bervariasi yang harus dilalui. Pemain sering
memiliki kontrol atas tinggi dan jarak lompatan untuk menghindari membiarkan
karakter mereka jatuh ke kematian mereka atau melewatkan lompatan yang
diperlukan. Unsur pemersatu yang paling umum dari permainan genre ini adalah tombol lompat, tetapi
sekarang ada alternatif lain seperti menggesekkan layar sentuh. Manuver
akrobatik lainnya dapat berperan dalam gameplay juga, seperti berayun dari
benda-benda seperti tanaman merambat atau kait bergulat, seperti dalam Ristar atau Bionic Commando, atau memantul dari
loncatan atau trampolin, seperti pada Gelombang Alpha . Mekanika-mekanika ini,
bahkan dalam konteks genre lain, umumnya disebut platforming, suatu verbifikasi platform. Game di mana lompatan
sepenuhnya otomatis, seperti game 3D dalam seri The Legend of Zelda, berada di luar genre.
Permainan video dikembangkan dan
dirilis untuk satu atau beberapa platform dan mungkin tidak tersedia pada yang
lain. Platform khusus seperti gim arcade, yang menghadirkan gim ini dalam baris
besar, biasanya dioperasikan dengan koin, merupakan hal biasa
pada dekade 1980-an dalam video arcade, tetapi menurun popularitasnya karena
platform lain yang lebih terjangkau tersedia. Ini termasuk perangkat
khusus seperti konsol permainan video, serta komputer untuk
keperluan umum seperti laptop, desktop, atau perangkat komputasi genggam.
Perangkat input yang digunakan untuk gim, pengontrol gim, bervariasi di seluruh
platform. Pengontrol umum termasuk gamepad, joystick, perangkat mouse, keyboard, layar sentuh perangkat seluler, atau bahkan tubuh seseorang,
menggunakan sensor Kinect. Pemain melihat permainan pada perangkat layar seperti televisi atau monitor komputer atau kadang-kadang pada
kacamata tampilan kepala- realitas virtual . Seringkali ada efek suara game, musik dan jalur aktor suara yang
berasal dari pengeras suara atau headphone . Beberapa gim di tahun 2000-an
termasuk haptic , efek pencetus getaran, periferal umpan balik paksa , dan headset realitas virtual.
Pada 2010-an, kepentingan
komersial industri video game meningkat. Pasar-pasar
Asia yang muncul dan game-game mobile pada smartphone khususnya mendorong pertumbuhan
industri. Pada 2018, video game menghasilkan penjualan US $ 134,9 miliar
per tahun di seluruh dunia, dan merupakan segmen terbesar ketiga di pasar
hiburan AS, di belakang siaran dan TV kabel.
Kunci:
https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedia.org/wiki/Video_game&prev=search
https://alfiahdwita.blogspot.com/
https://alfiahdwita.blogspot.com/
Komentar
Posting Komentar